copas dari milis

Depok Lama, 10 April 2010

PLESIRAN TEMPO DOELOE:
Depok Lama

Kumpulnya di Stasiun Kereta Depok Lama Rp.75 ribu/orang,
sudah termasuk:
•    minoem aer poeti dalem botol
•    minoem dingin di tengah jalan
•    mamam roti cokelat atau keju
•    makan siang di kebon nan asri
•    sambil dengerin musik hawaiian
•    tentang parkir mobil dan motor
•    liet di bagian paling bawah yah
•    peta Depok Lama akan diberikan bagi yang mendaftar, mau ikutan karena lumayan berat resolusinya
•   
(diceritakan oleh Lilie Suratminto, ahli riwayat Hindia-Belanda
dan Yano Jonathans, penyusun kisah & sejarah Depok Lama) Kaloe-kaloe toean en njonja kasengsem pengen ikoetin ini plesiran, silakan daftarken namanja, poela nama kawan, familie, sobat-ande ke soerat-listrik ini: adep@cbn.net. id (adep at cbn dot net dot id), lantas kamoedian aken dapetin nummer oeroet oentoek stoor doeit.

Ditransfernya ke Rekening BCA/BNI 46/MANDIRI cab. Pondok Indah
atas nama ADE HARDIKA PURNAMA dikonfirmasikan via sms ke no:
0818 94 96 82, atau via email, di-scan dulu, makasih yah, trims.

(tapi kalo transfernya udah pake nomer urut, kagak usah dikirim dah itu email scan-nya, cukup kasih tau lewat email atau sms

Toeloeng kassie kitaorang chabar kemana toean ataoe njonja kirim itoe wang agar kitaorang nantinja tiada poesing toedjoe koeliling diboeatnja tatkala toean dan njonja tiada bri tahoe perkara ke bank mana wang roepiah itoe melajang-lajang :)
Bank BCA: 237.14.25.693
MANDIRI: 101.000.4434. 088
atau BNI 46: 01.48.44.54. 65
(please kirim email dulu sebelomnya, ntar dibales kok, untuk dapatkan
nomer urut keikutsertaan, jangan langsung transfer yah, ntar kitanya malah bingung karena dapetin itu uang kaget, bisa dikopi khan jek?!
anak ketjil, orang moeda dan orang toea, bayarnya sama yah, oke?
semua di-reken dengan satoe prijs/price iatoelah:Rp. 75.000/orang
tempatnya terbatas! hanya buat 100 orang yang bisa ikutan plesiran)
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Kaloe-kaloe Toean dan Njonja fikir kata DEPOK itoe kependekan daripada istilah Belanda, Keliroe! Kaloe-kaloe Toean dan Njonja fikir marika adalah warga Belanda-Depok, Lebih Keliroe Lagi! kerana semoewa itoe tjoemah isepan djempol belaka, mending jij pada ikoetin ini programma jang bisa bikin otak entjer, poela djago tjeritera ke lain orang, dengan hadlir saat SAHABAT MUSEUM bikin atjara jang tiada kadoeanja en seroe buanget:

PLESIRAN TEMPO DOELOE: Depok Lama
SABTU pagi (bukan Minggu pagi), 10 April 2010, jam 07.30 sampe klaar

Plaza Depok, Mall Depok, Depok Town Square, Margo City, Margonda, Terminal Depok, Pondok Cina, Kampus UI, Kampus Gunadarma, Kost-Kost-an, Macet, dll. Semuanya ada di Depok! tetapi moengkin lu olang trada pernah faham derimana itoe nama Depok berasal? banjak orang jang seboet itoe asal-moeasalnja sambil bergoejon dan anggep itoe sebagai leloetjon, namoen koerang tahoe perihal itoe nama Depok, ada jang bilang kependekan dari De Eerste Protestants Onderdaan

Kerk (Gereja Kristen Rakyat Pertama) atau De Eerste Protestentante Organisatie
van Kristenen, atau singkatan Belanda laennja, dan jang lebi parah lagi ijaitoelah: Daerah Elit Pemukiman Orang Kota! Orgil! Ngawoer! tetapi itoelah jang terdjadi :) Depok jang sekarang amet sanget bekend, doeloenja ada meroepaken soewatoe kampong ketjil jang dikoelilingi hoetan jang kerap dipake oleh Orang Hindoe boeat bertapa. Konon, nama Depok berasal dari "padepokan", tetapi Orang Belanda ada jang seboet Depok begini.."depok betekeent: verblijftplaats van iemand die in af- zondering leeft, hermitage". ataoe depok itoe poenja arti saperti: tempat tinggal

dari saseorang jang hidoep menjendiri. Waaah pasti doeloenja soenji-senjap jah... Ehtaugaksihloe Depok itoe doeloe begitoe speciaal sahingga di kamoedian hari miliki President sendiri pada djamannja Hindia Belanda. Argh, ARE YOU SURE? Ja, betoel, President jang poenja teritori choesoes, bahkan pamarentah Hindia-Belanda poen mengakoenja, en itoe Tanah Depok doeloenja diseboet sebagai Tanah Particulier. Awalnja Toewan Cornelis Chastelein poenja obsesi pingin bikin sesoewatoe boeat masjarakat Kristen jang sedjahtera, sahingga Toewan Chastelein boeatken soerat wasijat ataoe testament oentoek membentoek soewatoe masjarakat Kristen Depok jang terdiri dari kaoem hamba sahaja-nja jang berasal dari Bali dan Soelawesi Selatan (Ujung Pandang d/h Makassar). Itoe soerat wasijat dibikin bebrapa kali dan tijap-tijap kali dibikin betoel, dimoelain tanggal: 4 Juli 1696, 11 Mei 1701, 17 Juli 1708, 21 Maart 1711, dan achirnja klaar pada tanggal 13 Maart 1714, lantas isih soerat itoe disahkan dengan resolutie: "Van de Edele Hooge Regeringe van Nederlands India" tanggal 24 Juli 1714. Dan itoe soerat wasijat itoe bole dibilang "sakti" bener, bahkan barangsiapa jang tjoeba oentoek reboet itoe Tanah Depok tiada sanggoep meraihnja, kerana isih daripada soerat wasijat itoe jang diantaranja disebotken sebagi brikoet: "..Maka hoetan jang laen jang disabelah timoer soengei Karoekoet sampai pada soengei besar, anakkoe Anthony Chastelein tijada boleh ganggoe sebab hoetan itoe misti tinggal akan goenanya boedak- boedak itoe mardaheka, dan djoega mareka itoe dan toeroen-temoeroennj a tijada se- kali-sekali boleh potong ataoe memberi izin akan potong kajoe dari hoetan itoe boewat penggilingan teboe... dan mareka itoe tijada boleh bikin soewatoe apa djoega jang boleh djadi meroesakkan hoetan itoe dan kasoekaran boeat toeroen-temoeroennj a,..." Wuiiih! Sasoedanja Cornelis Chastelein meninggal doenija, satoe tahon kamodian poetranja bernama Anthony Chastelein poen toeroet wafat. Anthony Chastelein menikah dengan Anne de Haan.
Setelah Anthony wafat, djandanja menikah lagi dengan Mr.Joan de Witte van Schooten, dan atjapkali goegat tanah warisannja Cornelis Chastelein. Pada tahon 1874 (atau satu setengah abad kemudian!), ketoeroenan de Witte van Schooten masih tjoba menggoegat Tanah Depok, namoen hasilnja nihil, marika beroesaha moelai tahon 1846 hingga 1874, tetapi malang nasib- nja kerana soeda kadarloewarsa kalo-kaloe menggoegat lebi dari 30 tahon sedjak Kaoem Depok menempati tanah-tanah terseboet. Kalimat jang bikin koeat itoe Soerat Wasijat adalah: "Vrucht gebruik ten eeuwige dage" jang poenja arti saperti ini: boekanla berarti 100 tahon tetapi berarti oentoek selama-lamanja ontoek bri hak penoeh atas tanah-tanah kepada Kaoem Depok. Tob dah. Cornelis Chastelein was geboren (lahir) di Amsterdam tanggal 10 Augustus 1657. Pada oemoer-nja ke-17 tahon, pada tanggal 24 Januari 1674, Chastelein pegi ke Oost-Indië (Hindia-Timur, sekarang Indonesia), dan tiba di Batavia tgl 16 Augustus 1674 (6 bulan lebih bok naek kapal laut, apa kagak mabok tuh?!). Moelanja ia bekerdja sebagi boekhouder di Kamer XVII soeatoe kamar dagang VOC, lantas menjadi Grootwinkelier der Oost Indie Compagnie, kamodian naek pangkat mendjadi Twede Opperkoopman des Casteels Batavia (adduh dduh tentang jabatan-jabatan di VOC ini, nanti kita tanyakan sama Pak Liliek deh, ribet jelasinnya di email ini hehehe). Tatkala Gouverneur-Generaal (GG) Camphuys digantiken oleh van Outhoorn, Toewan Chastelein merasahken bahoewa ia trada tjotjok sama GG jang baroe itoe, maka ia poetoeskoen boeat oendoerken dirinja dari VOC. Lantas ia woedjoedken droom (dream) jang selama ini di-idem-idem- ken (idam-idamkan) iaitoe: djalankan soewatoe maatschappij (masjarakat) baroe jang sesoeai dengen prinsipnja di bilangan Depok Lama.

Sablonnja Chastelein bli tana di bilangan Senen, tempat jang sekarang brobah woedjoed djadi RSPAD Gatot Subroto, laloe tana di sekitaran Pintoe Aer sampe Boengoer Besar, Senen Raya (djoega Passar Senen), hingga ke Kwitang termasoek sepandjang Kali Tjiliwoeng hingga ke Pintoe Aer lagi. Di sekitar Senen Raya (Gg. Kenanga) ia bangoen tempat tinggalnja jang loeas dan tjiamik, dan di bilangan itoe ditanemin kebon kopi dan teboe, jang hatsilnja meroepaken bahan bakoe boeat fabriek goela miliknja. Kamodian pada tahon 1695, Chastelein bli lagi sebidang tanah di daerah Sringsing (atau Srengseng). Satoe tahon kamodian diperloeas sekitar 4 pal ke oedik (selatan), iaitoe sampe Tanah Depok. Dengan demikian nama Depok pada hakekatnja soeda ada dari djaman dahoeloe kala dan boekanlah soewatoe nama singkatan kerana di djaman Hindoe kerap didjadiken sebagi tempat pertapaan (di padepokannja? ), kira-kira locatienja di hoetan Depok (skr udah ga ada), di itoe hoetan ada pantjoran, sebab-sebab itoe pantjoran kerap diterpa sinar matahari di kala terbit dan tenggelem, dan kleurnja (colour-nya) keliatan emas-emas, maka daerah itoe lantas diseboet: Pantjoran Mas. (wah jadi gini nih sejarahnya? uhuuy!)

Perihal itoe President, soepaija tjeriteranja lebi accuraat, kitaorang akan bezoekin roemahnja mantan President Depok (hingga tahon 1952, sampai tanah Depok dibeli oleh Pemerintah Republik Indonesia, sebesar: Rp.229.261,26 sen). idiiiih murah beneeer, tapi tahun 1952 jek! kalo skr jadi berapa yakh? Itoe roema pernahnja (letaknya) di Kerkstraat atau Jl.Gereja (Kerk = church; straat = street) tapi nama djalan itoe sekarang soeda brobah mendjadi Jl.Pemuda. Plesir djalan kaki dari Stasiun Depok Lama, liwatin Jl.Pemuda, troes njebrang djalan ke Jl.Sumur Batu, Jl.Nusa Indah, Jl.Kamboja, laloe ke Jl.Mawar, dan kombali ke Jl.Pemuda, aken menempoeh perdjalanan lebi-koerang 4 KM djaoenja Adapoen gedong-gedong bersedjarah jang akan kitaorang koendjoengi diantaranja Geredja Toea jang locatienja meroepaken geredja kesatoe di Depok, laloe Gemeente Huis (poesat pamerentah Depok), Seminarie kesatoe di Indonesia, Europesche Lagere School, Krafttombe (Koeboerannja warga aseli Depok), dan bangoenan-bangoenan tempo doeloe jang masih ada di Depok Lama.

Namoen, Toean en Njonja troesah koewatier, kerana kitaorang ada sediaken minoeman dingin jang seger, bole bikin kerongkongan adem poela bikin bibir tersenjoem simpoel (ah, lebay ah :) Dan djoega akan singgah di bebrapa roema djeman doeloe jang poenja model architectuur jang tjiamik, lajaknja roema koloniaal dan betawi di masa voordeoorlog (sebelom perang, perang dunia maksudnya, 1939-1945). Agar soepaija Toean dan Njonja nantinja seneng dan kesengsem ikoetan ini plesiran, maka kitaorang aken soegoehken irama moezik era voordeoorlog poela, saperti moezik Hawaiian jang akan didendangken oleh warga aseli Depok Lama jang soeda poeloehan tahon idoep menetap dengen bahagia di boemi Depok Lama jang aseri dan sentausa sahingga bikin hati seneng. Itoe moezik Hawaiian bole dibilang ragam djenis moeziek jang sanget disenengin oleh Pak Hoegeng, mantan Kapolri jang patoet dipoedjiken, kerana tempo ia bertoegas soenggoe djoedjoer poela baek.

Kitaorang nantinja akan koelilingin bilangan itoe Depok Lama, tentoe ditjeriteraken riwajat sedjarahnja Depok Lama oleh ketoeroenannja langsoeng: Oom Yano Jonathans, jang berasal dari sala satoe marga jang dimerdekakan pada tahon 1714 (ada jang bilang kata "merdeka" itoe asalnja dari Mardijker, lantas Mahardika, kamoedian djadi Merdeka), poela oleh Oom Liliek Suratminto, achli riwajat tempo dowelowe Hindia-Belanda. Ada 12 marga Depok Lama jang dibri kemerdekaan pada tanggal 28 Juni 1714, iaitoela marga: Jonathans, Leander, Bacas, Loen, Samuel, Jacob, Laurens, Joseph, Isakh, Tholense, Soedira dan Zadokh. Marika doeloe adalah 150 boedak jang di datengken dari berbagi tempat di Noesantara, (djoega ada jang bilang selaen dari Bali dan Makassar, ada jang asalnja dari Nusa Tenggara, Maluku, Pulau Rote, dll) jang memiliki katjakap'an dalem persawahan dengen baek. Ketoeroenan 12 marga ini sekarang hidoep tentrem di bilangan Depok Lama, namoen marga Zadokh soedah poenah marganja. Walopoen dari ke-12 marga terseboet di atas seboet diri marika boekan orang Belanda-Depok, tapi djikaloe kitaorang djalan kaki koeliling bilangan ini, terkadang terdengar orang ber-holland- spreken.

So, toenggoe apalagi ?!! Lekas, Sigra daftarken diri toean dan njonjah sekalian sekarang djoega ke email: adep@cbn.net. id atawa hoeboengi telefoon-tangan di nummer: 0818 94 96 82 (nomer urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, sehingga nantinya ditransfer uang sesuai dengan
nomer urut) dapat ditransfer setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA: 2371425693
BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan segera via sms ke 0818 94 96 82 atau via email yang seperti biasa, discan aja, lalu kirim ke adep@cbn.net. id
(doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman)

Sekarang juga bisa ditransfer ke rekening MANDIRI: 101.000.44.34. 088: ADE HARDIKA PURNAMA dan juga ke rekening BNI 46, yaitu dgn no.rek: 0148445465 atas nama: ADE HARDIKA PURNAMA (oh iya kedua bank itu cabang Pondok Indah juga yah, yuk mari dikirim segera, makasih yah, yah)

Tjara membajarnja/ transfer, misalnja: Onky Alexander ada di nomer urut 18 maka Onky transfernja
= Rp.75.018 (kalo di mesin ATM ketiknya Rp.75018 <<<<<< angka 18 di belakang mengacu ke no. urut) djadi ntar bajarnja boekan Rp.75.000 sadja, tetapi ditambah Rp.18 sebagi nomer urut. Okeh

bener yah kayak gitu, trims. oh iya kalo soeda mentransfer dan soeda pake no.urut, kabari yaaw! Kalo mendaftar lebih dari 1 orang dan pengen transfer sekaligus, yang misalnya contoh kayak gini:

18. Onky Alexander 19. Meriam Bellina 20. Btari Karlinda
Transfernya bisa sekaligus = Rp.225.018 (mengacu ke no.urut paling duluan), jadi no.urutnya jangan dijumlahin jadi 1 yah (18 + 19 + 20 = 57 = Rp.225.057), JANGAN, JANGAN, JANGAN. karena nantinya malahan bikin bingung, dan udah gitu kan no.urut 57 udah ada yang punya, orang laen, gitu ganti :) Tetapi kalo mau transfer satu-satu juga boleh, ketik aja Rp.75.018, Rp.75.019 dan Rp.75.020, atau misalnya temen/keluarga mau daftar lagi, dan mendapatkan no.urut yang jauh dari rombongan Anda (misalnya dapet no.urut: 178), maka nanti kalo mau mentransfer sekaligus, tolong disebutin aja yah bahwa (misalnya transfer untuk 4 orang sekaligus), duit yang Rp.300.018 itu untuk no.urut: 18, 19, 20 dan 178. Nah, tjoekoep faham kan? semoga toean dan njonja bisa bikin kitaorang gak bingung :)
djangan loepa bawa pajoeng, andoek ketjil ataoe apalah, inget Depok puanas! djikalaoe nanti pada tempohnja hoedjan ada toeroen, kitaorang aken moelain ini plesiran sasoedanja itoe hoedjan brenti. zo, plesiran tetep dilaksanaken, dan catat: Plesiran Tempo Doeloe tak akan berganti hari/tanggal :)

Memoedjiken dengen hormat, Ade Purnama (Adep) SAHABAT MUSEUM Jakarta-Indonesia 0818 94 96 82
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

Inilah Susunan Acara PTD di Depok Lama
07.30 - 08.00: Pendaftaran Ulang di Peron Stasiun Depok Lama
08.00 - 08.30: Jalan Kaki menuju pusat Depok Lama, Jl.Pemuda
08.30 - 10.00: Keliling Depok Lama, asal muasalnya kota Depok
10.00 - 11.00: Menyaksikan musik Hawaiian sambil maem-maem
11.00 - 11.15: Jalan Kaki menuju pemakaman djadoel, Kraftombe
11.15 - 11.30: Diceritakan tentang Kerkhof keluarga Depok Lama
11.30 - 12.00: Arah pulang sambil melihat bagian lain daerah ini.

Depok Lama ini sangat mudah dicapai, kalo naik kereta api, kita langsung kumpul di peron Stasiun Depok Lama, kalo bawa mobil atau motor, sebaiknya diparkirkan di Jl.Pemuda (di kiri-kanannya jalan ini), lantas bisa jalan kaki atau naik becak ke Stasiun Depok Lama, untuk berkumpul sebelum start jalan kaki di meeting point. Kalo naik angkot atau bis dari arah Jakarta, turunnya di Terminal Bis Depok, agak jauh sih kalo dari Margo City, Detos (Depok Town Square), Mall Depok, tapi di seberangnya persis Plaza Depok, dari sini bisa nyambung angkot BIRU dengan nomer 05, bilang aja mau ke Stasiun Depok Lama, turun di Jl.Stasiun, lalu jalan kaki deh ke stasiunnya. Ntar kalo nyasar, yah kita koling-kolingan aja yah :) djangan loepa sijapken kewarasan badan jang koewat dan prima!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

penggemar jalan-jalan