copas dari milis

Tandem Paralayang, Puncak, 8-9 Mei

Membayangkan terbang dan melayang di udara ah rasanya mustahil. Mustahil karena terbayang sangat bahaya. Takut ketinggian adalah salah satu alasan tuk mengatakan mustahil bisa terbang. Belum lagi risiko lainnya. Walaupun kalau melihat misalnya di kawasan Puncak, asyiknya bergantole, ber-paralayang, wooowww....sangat mengasyikan.

Anda ingin mencoba sensasi melayang di udara, cukup dengan biaya Rp 300.000,- sekali terbang.


Kini rasa takut karena bahaya atau sebab lain tidak perlu menjadi alasan untuk merasakan melayang di udara. Jawabannya adalah melalui TANDEM PARALAYANG. Tandem, yaitu menjadi penumpang paralayang yang sepenuhnya di kendalikan Tandem Master pengalaman dan berkualifikasi. Akan membawa kita merasakan nikmat-nya terbang "bebas" dengan rasa aman. Penumpang tidak perlu mengendalikan payung/parasit, yang sudah dilakukan sepenuhnya oleh Tandem Master. Penumpang tinggal duduk manis, merasakan sensasi melayang sambil menikmati pemandangan di bawah-nya. Sebuah kenikmatan yang tidak terkatakan.

Betul, omong kosong kalau kegiatan ini tanpa risiko. Pasti ada. Tentunya risiko itu akan diminimalisir dengan prosedur ketat, keterampilan, dan pengalaman Tandem Master yang sudah berkualifikasi membawa penumpang. Sebelum terbang penumpang akan di berikan pengarahan/breafing . Kemudian melakukan simulasi yang hanya butuh waktu kurang lebih 15 menit. Breafing termasuk apa yang dilakukan saat landing. Simpel saja.

Setelah itu saat persiapan terbang, sudah ada Ground Crew yang membantu memasang alat, memastikan bahwa alat sudah menempel ketat penumpang dengan tandem master. Setiap siap tandem master akan mengembangkan parasut, penumpang bersama tandem master siap take off dengan berlari kecil atau ambil beberapa langkah besar. Saat take off Ground Crew akan menuntut penumpang sampai take off. Parasut mengembang, angin mendukung maka penumpang dan tandem master akan terangkat ke udara, mulailah petualangan meng-asyik-an.

Nervous, grogi, rasa takut, terutama bagi yang belum pernah, sudah pasti ada. Seperti disampaikan saat breafing, hanya sekitar 3 menit saja yaitu saat take off perasaan takut muncul. Setelah terbang, sudah lupa karena merasakan nikmat-nya melayang di udara. Cuaca cerah, angin menunjang, akan membuat penumpang ingin merasakan terbang lebih lama. Selama melayang penumpang selain menikmati pemandangan indah, juga bisa motret, shooting video, SMS-an, update facebook dari udara....Tandem Paralayang membawa kita petualangan tidak terlupakan. Mimpi melayang di udara menjadi kenyataan.

Melayang, membelah udara Puncak....wouuuwww. ....
Amazing.....
Penumpang tinggal duduk tenang, merasakan nikmat dan sensasi melayang di udara...
Saat menegangkan yaitu saat take off. Ground Crew akan menuntun kita tuk take off nyaman dan aman....setelah itu.....hhhhhmmmmm
Saat di udara siapa bilang tidak bisa ber-SMS atau update face book....?
Nikmatnya ber-manufer. ...
Landing zone....

Anda ingin mencoba sensasi melayang di udara, cukup dengan biaya Rp 300.000,- sekali terbang. Anda bisa bergabung bersama rekan-rekan kami yang ingin merasakan nikmat-nya melayang di udara yang akan kami adakan pada :

- Hari & Tanggal : Sabtu & Minggu, 8 & 9 Mei 2010
- Tempat : Take off Zone, kawasan Puncak
- Waktu : mulai persiapan take off pk 07.30. Diharapkan paling lambat (tergantung angin), pk 08.30 sudah bisa terbang.

Sebelumnya kami pernah 2 kali mengadakan acara Tandem Paralayang, yaitu Selasa 16 Maret dan 10 & 11 April. Kali ini merupakan group ketiga. Baik untuk kesempatan terbang hari Sabtu dan Minggu, maksimal peserta 12 peserta.

Saat pelaksanaan kegiatan ini akan di handel rekan-rekan Tandem Master dari "Amazing Flying", yang antara lain key person : Bp Didit Mojololo, Opa David (Tandem Master, Instruktur Paralayang, mantan atlet), Bp Lilik (Tandem Master, atlet paralayang)

Tandem Paralayang sangat mengandalkan angin. Karenanya rekan-rekan peserta sudah harus berada di lokasi take off pk 7 pagi. Untuk menghindar macet terutama di kawasan Gadog, rencana berangkat dari Jakarta pk 5 pagi. Start point bagi yang ingin berangkat bersama di halaman parkir IGD (Instalasi Gawat Darurat) UKI, Jakarta Timur. Transportasi ke kawasan Puncak bisa sama-sama sewa kendaraan atau yang bawa kendaraan bisa memberikan tumpangan, sama-sama saweran isi bensin.

Yang berminat atau membutuhkan informasi detail bisa menghubungi via japri di email: adolf-izaak@ dnet.net.id, subyek : Paralayang Group 3
Salam, Adolf | Posted by: "R Adolf Izaak" robert-adolf@dnet.net.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

penggemar jalan-jalan